Kamis, 09 Januari 2014

cara mengatasi masalah dengan kekasih

Bertengkar dengan pacar mungkin sering dialami oleh banyak orang yang sedang menjalin hubungan asmara. Pertengkaran yang terjadi itu membuat kalian jadi tak mau berkomunikasi satu sama lain, bahkan tak mau bertemu untuk sementara waktu. Baca juga: Ini dia penyebab sering bertengkar saat pacaran Pertengkaran yang terjadi antara kamu dan pasangan itu merupakan bumbu cinta yangmana bisa membuat kalian semakin dekat satu sama lain. Tak heran, jika banyak pasangan yang setelah bertengkar jadi semakin lengket hubungan percintaannya.

Akan tetapi, ada juga pasangan yang bertengkar berujung pada kekerasan fisik hingga berakhirnya kisah cinta itu. Hubungan yang berakhir akibat bertengkar sebaiknya tidak kamu alami. Untuk itu, kamu perlu meminta maaf dan baikanlah dengan pacar agar hubungan semakin romantis dan harmonis. Ada cara yang tepat untuk baikan dengan pacar setelah bertengkar. Bagaimana?

5 Tips berdamai dengan pacar setelah bertengkar
1. Alasan di balik pertengkaran
Cari tahu apa alasan di balik pertengkaran yang Anda alami. Sebab, terkadang ketika emosi sedang tinggi, pasangan sebetulnya tidak benar-benar tahu apa alasan di balik pertengkaran itu sendiri. Jadi, pastikan bahwa Anda tahu apa alasan Anda dan pasangan bertengkar.

2. Berkomunikasi dengan baik
Ini adalah cara terbaik untuk berdamai dengan pacar setelah bertengkar. Berbicara keras dengan nada emosional hanya akan membuat pertengkaran menjadi semakin ricuh. Jadi, berkomunikasilah dengan cara yang baik.

3. Jadilah rendah hati
Jangan hanya mendahulukan ego pribadi. Cobalah untuk sedikit menahan ego dan jadilah rendah hati. Menerima kritikan dan mendengar masukan dari pasangan.

4. Hargai pasangan
Ego membuat seseorang tidak ingin kalah argumen saat berdebat. Jadi, cobalah untuk menghargai pasangan sehingga dia juga akan menghargai Anda.

5. Tetapkan batas
Beri batasan di mana Anda dan pasangan harus berhenti berdebat. Pada titik itu, kalian harus berhenti berdebat dan tidak lagi mendahulukan ego masing-masing. Cobalah untuk mencari jalan keluar untuk masalah Anda. Tentunya dengan cara yang baik.

Inilah lima cara berdamai dengan pacar setelah bertengkar. Selamat mencoba!

Perang dingin
Ketika Anda memutuskan mendiamkan pasangan alias ngambek saat bertengkar, itulah perang dingin. Ini terjadi karena Anda merasa kecewa dan tidak tahu bagaimana mengatasi masalah.

Menghadapi si tukang ngambek adalah dengan memberinya waktu untuk menenangkan diri. Bertindak agresif hanya akan membuatnya bereaksi serupa. Ketika si tukang ngambekingin bicara, jangan menganggapnya terlambat. Ini akan membuatnya kembali ngambek. Sebuah hubungan tidak harus selalu 50-50 (baca: fifty-fifty). Terkadang salah satu harus "menginvestasikan" lebih banyak kesabaran.

Bertengkar sebagai pemicu gairah bercinta
Bagi sejumlah pasangan berdebat adalah bentuk pembangkit gairah. Namun, sebaiknya jangan membawa perdebatan ke tempat tidur. Sekali dua kali dalam setahun masih bisa diterima. Jika ini terjadi setiap kali akan bercinta, Anda harus mulai memisahkan antara berdebat dan seks.

Menurut psikolog Anne Dickon, penulis buku Difficult Conversation, jika Anda membutuhkan pemicu gairah dalam kehidupan seksual, cobalah menemukannya di hal lain. Yang penting, jangan menjadikan debat sebagai pemicu gairah.

Amarah lepas kendali
Adalah cara bertengkar paling sehat. Mengeluarkan semua yang ada di dada, menjernihkan semua masalah dan melupakannya. Untuk itu, Anda harus belajar untuk menyelesaikan masalah sebelum hati menjadi panas. Pasalnya, agak sulit untuk membicarakan sebuah masalah jika Anda sedang marah besar.

Pertengkaran terakhir
Jika setiap kali bertengkar, Anda mengancam putus atau pergi dari rumah (untuk suami-istri), itulah final conflict. Sebenarnya ini adalah cara Anda untuk menarik perhatian atau menggarisbawahi betapa seriusnya masalah yang Anda dan pasangan hadapi.


demikian sebelumnya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar