Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2014

masalah kesehatan reproduksi

Organ reproduksi dengan kondisi normal atau baik, dan siklus menstruasi yang teratur setiap bulannya adalah tanda utama kesuburan pada wanita.

Organ reproduksi wanita umumnya bersifat internal. Vagina adalah salah satunya. Saluran antara bagian luar, disebut vulva, dengan bagian dalam, disebut cervix atau mulut rahim. Rahim adalah sebuah organ tubuh yang penuh otot-otot berukuran dan berbentuk seperti buah pear. Di sini tempat sel telur dibuahi sel sperma dan kemudian menjadi tempat berkembangnya embryo, yang kemudian berevolusi menjadi janin.

Rahim dilengkapi lapisan kaya nutrisi yang disebut endometrium. Tuba falopi memanjang dari atas rahim hingga ke bagian belakang menuju ovarium, tempat terdapatnya dua kantong kecil yang berisi sel telur. Seorang wanita sehat dan memiliki siklus haid yang teratur, memiliki sel telur sebanyak 400.000 buah dan akan mengalami sekitar 400 kali ovulasi sepanjang masa suburnya, sebelum menopause.

Selain memprodusi sel telur matang pada setiap siklus menstruasi, ovarium juga memproduksi hormon wanita yang disebut estrogen dan progesterone. Setiap bulannya hanya satu sel telur, yang matang dalam folikel di dalam ovarium. Pada pertengahan siklus, sel telur dilepaskan dari folikel dalam sebuah proses yang disebut ovulasi dan kemudian akan ditangkap dalam tuba falopi.

Bagian paling luar dan terakhir dari tuba ini lebih memiliki ukuran yang lebih lebar dan memiliki ujung berbentuk seperti jari-jari, yang disebut fimbria, di mana sel telur akan menunggu untuk dibuahi oleh sel sperma. Sel telur kemudian berjalan menuju ke bawah tuba falopi menuju ke rahim.

Siklus menstruasi menunjukkan proses kematangan dan pelepasan sel telur, dan persiapan rahim untuk menerima dan mematangkan embrio. Beberapa siklus memerlukan kira kira 28 sampai 32 hari dan dibagi kedalam beberapa fase:

Follicular - Hari ke 1 sampai hari ke 13.
Pada hari pertama siklus, menstruasi di mulai dalam rahim dengan melepaskan lapisan dari siklus sebelumnya. Kelenjar pituitary, yang terdapat di dasar otak melepaskan dua macam hormone yaitu follicle-stimulating hormone (FSH) dan letuinising hormone (LH), yang akan menstimulasi ovarium yang akan memicu pertumbuhan follicular. Pertumbuhan folikel menghasilkan hormon estrogen, di mana hal ini akan merubah rahim menjadi licin pada saat ovulasi dan siap untuk menerima kedatangan sel sperma.
Ovulatory - sekitar hari ke 14, tergantung lamanya siklus.
Fase ini ditandai dengan meningkatnya hormone LH yang mengakibatkan folikel luruh hingga kemudian sel telur dilepaskan ke dalam ovarium. Fimbria dari tuba falopi menyapu ovarium dan membawa sel telur ke dalam tuba falopi.
Luteal - hari ke 15 sampai sekitar hari ke 28.
Fase Luteal dimulai setelah ovulasi. Folikel yang memproduksi sel telur menjadi basah, disebut corpus luteum, memproduksi hormon estrogen dan progesterone yang diperlukan untuk mematangkan dan memberikan nutrisi hingga sel telur yang telah dibuahi dapat dapat tertanam dan tumbuh.

Apabila sel telur bertemu dengan sel sperma di dalam tuba falopi, terjadi pembentukan konsepsi sel telur yang telah dibuahi yang kemudian akan bergerak menuju rahim dengan bantuan rambut kecil yang menempel, yang akan menyapu sel telur tersebut

GANGGUAN FUNGSI REPRODUKSI

Gangguan diferensiasi dan perkembangan seksual wanita
Gangguan diferensiasi dan perkembangan seksual pria
Gangguan pubertas
Pubertas prekoksius
Pubertas terlambat (delayed ) atau tidak terjadi ( absent )
Hiperprolaktinemia
Disfungsi seksual

secara garis besar dapat dikelompokkan empat golongan faktor yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi yaitu :


Faktor sosial-ekonomi dan demografi (terutama kemiskinan, tingkat pendidikan yang rendah, dan ketidaktahuan tentang perkembangan seksual dan proses reproduksi, serta lokasi tempat tinggal yang terpencil).
Faktor budaya dan lingkungan (misalnya, praktek tradisional yang berdampak buruk pada kesehatan reproduksi, kepercayaan banyak anak banyak rejeki, informasi tentang fungsi reproduksi yang membingungkan anak dan remaja karena saling berlawanan satu dengan yang lain, dsb).
Faktor psikologis (dampak pada keretakan orang tua pada remaja, depresi karena ketidakseimbangan hormonal, rasa tidak berharga wanita pada pria yang membeli kebebasannya secara materi, dsb).
Faktor biologis (cacat sejak lahir, cacat pada saluran reproduksi pasca penyakit menular seksual, dsb).

Perubahan fisik yang pesat dan perubahan endokrin/hormonal yang sangat dramatik merupakan pemicu masalah kesehatan remaja serius karena timbuhnya dorongan motivasi seksual yang menjadikan remaja rawan terhadap penyakit dan masalah kesehatan reproduksi, kehamilan remaja dengan segala konsekuensinya yaitu: hubungan seks pranikah, aborsi, PMS & RIV-AIDS serta narkotika. Permasalahan remaja seringkali berakar dari kurangnya informasi dan pemahaman serta kesadaran untuk mencapai sehat secara reproduksi. Di sisi lain, remaja sendiri mengalami perubahan fisik yang cepat. Akses untuk mendapatkan informasi bagi remaja banyak yang tertutup. Dengan memperluas akses informasi tentang kesehatan reproduksi remaja yang benar dan jujur bagi remaja akan membuat remaja makin sadar terhadap tanggung jawab perilaku reproduksinya. Dengan makin banyaknya persoalan kesehatan reproduksi remaja, maka pemberian informasi, layanan dan pendidikan kesehatan reproduksi remaja menjadi sangat penting. Melihat kondisi seperti diatas penulis ingin meneliti tentang apa saja masalah kesehatan reproduksi remaja dan bagaimana solusi dalam mengatasinya.


Penyakit Pada Sistem Reproduksi Manusia

Beberapa penyakit dapat menyerang sistem reproduksi manusia. Penyakit tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Gonorhea (Kencing Nanah)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae dan ditularkan terutama melalui hubungan seksual. Bakteri ini selain menimbulkan radang pada organ reproduksi (vagina, saluran Fallopii, epididimis, kelenjar prostat), juga dapat menimbulkan radang pada saluran kemih, mata, persendian, dan selaput otak. Kalau tidak segera diobati, penyakit ini dapat menyebabkan kemandulan. Penyakit ini dapat menular dari seorang ibu yang terinfeksi kepada bayi yang dilahirkannya. Beberapa bayi menjadi buta karenanya.

Adapun tanda dan gejala-gejala penyakit ini sebagai berikut.

* Terdapat nanah di ujung saluran kencing.
* Rasa terbakar pada saat buang air kecil
* Pada laki-laki, uretra menjadi sempit sehingga sulit buang air kecil. Pada beberapa kasus, testes menjadi rusak sehingga orang yang bersangkutan menjadi mandul.
* Pada wanita, terdapat nanah dari vagina yang mungkin dapat menyebar ke rahim dan indung telur. Akibatnva, wanita yang bersangkutan menjadi mandul.

2. Sifilis
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum dan ditularkan terutama melalui hubungan seksual. Penyakit ini terdiri atas beberapa stadium. Pada stadium lanjut, sifilis tidak hanya menyerang organ-organ reproduksi, tetapi juga menyerang organorgan tubuh yang lain, misalnya hati, susunan saraf, dan otak.

3. Herpes Genital
Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks serotipe 2 dan ditularkan melalui hubungan seksual. Virus ini selain menyerang organ-organ reproduksi laki-laki dan perempuan, juga menyerang kulit. Sekarang sudah diketahui bahwa ada hubungan antara infeksi virus herpes dan kanker leher rahim.
4. Keputihan (Fluor Albus)
Penyakit yang dialami perempuan ini disebabkan oleh berbagai parasit, antara lain jamur Candida albicans, Protozoa dari jenis Trichomonas vaginalis, bakteri, dan virus. Candida albicans menyukai lingkungan yang mengandung gula dan hangat. Jamur ini sering ditemukan pada perempuan hamil dan penderita diabetes melitus (kencing manis).

5. AIDS
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immttne Deficiency Syndrome (sindrom hilangnya kekebalan karena bentukan). Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV (Human Immtmodeficiency Virus). Sampai sekarang, penyakit mematikan ini belum ada obatnya. Orang yang terinfeksi virus HIV tidak langsung menderita AIDS. Penyakit ini baru terlihat setelah enam bulan sampai lima tahun, bergantung pada ketahanan tubuh seseorang. Penyakit ini menyerang sel-sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, jika terinfeksi kuman tertentu yang bagi orang biasa tidak membahayakan. penderita AIDS dapat meninggal. Kita tidak perlu panik menghadapi penyakit ini jika mengetahui cara penularannya. Tidak seperti influenza yang penularannya melalui udara, penyakit ini menular melalui cairan tubuh. Menghirup udara
di sekitar penderita AIDS atau bersalaman dengan penderita AIDS, tidak menyebabkan tertular. AIDS dapat menular melalui transfusi darah dari penderitaAIDS, melalui jarum suntik yang pernah dipakai penderita AIDS, dan berhubungan seksual dengan penderita AIDS. Bayi yang dikandung ibu penderita AIDS kemungkinan juga dapat tertular.
Meskipun banyak penyakit yang dapat menyerang organ-organ reproduksi. Sebenarnya sebagian besar dapat dicegah dengan menjaga kebersihan secara umum dan kebersihan organ-organ reproduksi. Jamur yang menyukai tempat lembap dapat dihindari dengan selalu menjaga daerah perineum (selangkangan) selalu kering. Rasa gatal dapat dikurangi dengan mengenakan celana dari bahan katun. Cara pencegahan yang lain adalah tidak membiasakan bertukar handuk atau pakaian. Selain kebersihan diri. lingkungan juga perlu dijaga kebersihannya. misalnya selalu mencuci selimut atau alas tidur.

Kondisi Reproduksi Pria

Perlu pembaca ketahui bahwa kondisi reproduksi pria meliputi sperma & seksualitas.

Sperma Sperma berasal dari kata spermatozoa, yaitu sel kelamin jantan yang memiliki bulu cambuk. Bentuk sperma mirip kecebong. Sperma dihasilkan oleh testis. Cairan nutrisi sperma berupa cairan putih, kental, & berbau khas yang disebut “semen”. Proses pengeluaran semen & sperma disebut ejakulasi, sehingga cairannya disebut juga dgn cairan ejakulat.

Pada pemeriksaan cairan ejakulat yang normal didapatkan:

Volume: = 2 mililiter.

Lama mencair: 60 menit.

pH (tingkat keasaman): = 7,2.

Kadar spermatozoa: = 20 juta spermatozoa per mililiter.

Jumlah spermatozoa total: = 20 juta spermatozoa per ejakulat.

Motilitas (pergerakan):

= 50% motil (grade a & b)*; atau

= 25% bergerak progresif (grade a)

dalam 60 menit setelah ejakulasi.

Vitalitas: spermatozoa hidup = 75%.

Sel darah putih: < 1juta per mililiter. Grade a: pergerakan sperma yang cepat, progresif, biasanya membentuk garis lurus. Grade b: pergerakan sperma yang lambat, biasanya kurang membentuk garis lurus. Sperma membawa sifat dari bapak, yang nantinya akan bertemu dgn sel telur yang membawa sifat dari ibu. Oleh karena itu, kualitas sperma & sel telur yang baik menjadi faktor penting dlm kehamilan.
akibat rokok

Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkanCO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas.

CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
- Gelisah, tangan gemetar (tremor)
- Cita rasa / selera makan berkurang
- Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya

Tar dan Asap Rokok
Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
- Batuk-batuk atau sesak napas
- Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas,
lidah atau bibir

Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
- Jantung berdebar-debar
- Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah,
tang erat dengan terjadinya serangan jantung

Gas CO (Karbon Mono Oksida)
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah.
Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen
Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida. Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.
Faktor Resiko/Penyebab

Ada beberapa faktor yang dapat meningakatkan resiko terjadi kanker serviks, antara lain adalah :

1. Hubungan seks pada usia muda atau pernikahan pada usia muda.
Faktor ini merupakan faktor resiko utama.semakin muda seorang perempuan melakukan hubungan seks, semakin besar resikonya untuk terkena kanker serviks.Berdasarkan peneletian para ahli, perempuan yang melakukan hubungan seks pada usia kurang dari 17 tahun mempunyai resiko 3 kali lebih besar dari pada yang menikah pada usia lebih dari 20 tahun.

2. Berganti-ganti Pasangan Seksual
Perilaku seksual berupa gonta-ganti pasangan seks akan meningkatkan penularan penyakit kelamin.penyakit yang ditularkan seperti infeksi human papilloma virus (HPV) telah terbukti dapat meningkatkan timbulnya kanker serviks, penis dan vulva. Resiko terkena kanker serviks menjadi 10 kali lipat pada perempuan yang mempunyai pasangan seksual 6 orang atau lebih. Disamping itu, virus herpes simpleks tipe-2 dapat menjadi faktor pendamping.

3. Merokok
Perempuan merokok memiliki resiko 2 kali lebih besar besar terkena kanker serviks dibandingkan dengan perempuan yang tidak merokok.penelitian menunjukkan, lerndir serviks pada perempuan merokok mengandung nikotin dan zat-zat lainnya yang ada didalam rokok. Zat-zat tersebut akan menurunkan daya tahan serviks di samping itu merupakan ko-karsinogen infeksi virus.

4. Penggunaan Kontrasepsi Oral Jangka Panjang
Menggunakan pil-pil pengontrol kelahiran untuk waktu yang lama (5 tahun atau lebih) dapat meningkatkan risiko kanker leher rahim diantara wanita-wanita dengan infeksi HPV.

5. Kehamilan Yang Sering / Terlalu Banyak Anak
Studi-studi menyarankan bahwa melahirkan banyak anak-anak dapat meningkatkan risiko kanker leher rahim diantara wanita-wanita dengan infeksi HPV.

6. Penyakit Menular Seksual
Wanita-wanita yang telah mempunyai banyak mitra-mitra seksual mempunyai risiko yang lebih tinggi dari rata-rata mengembangkan kanker leher rahim. Juga, seorang wanita yang telah mempunyai hubungan seksual dengan seorang pria yang telah mempunyai banyak mitra-mitra seksual mungkin berisiko lebih tinggi mengembangkan kanker leher rahim. Pada kedua kasus-kasus, risiko mengembangkan kanker leher rahim lebih tinggi karena wanita-wanita ini mempunyai risiko infeksi HPV yang lebih tinggi dari rata-rata.

Kenali Tanda-tandanya

Pada fase prakanker, sering tidak ada gejala atau tanda-tanda pada stadium atau tingkat awal kanker. Namun, gejala kanker sreviks dapat ditemukan ketika kanker sudah pada tahap akhir, berikut gejala-gejala kanker serviks yang timbul pada tahap akhir :
• Keputihan atau keluar cairan encer dari Vagina.
• Pendarahan setelah senggama yang kemudian berlanjut menjadi pendarahan yang abnormal.
• Timbulnya pendarahan setelah masa menopause.
• Pada fase invasif dapat keluar cairan berwarna kekuning-kuningan, berbau dan dapat bercampur dengan darah.
• Timbulnya gejala-gejala anemia bila terjadi pendarahan kronis.
• Timbulnya nyeri panggul (Pelvis) atau perut bagian bawah bila ada radang panggul.Bila nyeri berada didaerah pinggang kebawah,kemungkinan terjadi hidronefrosis.Selain itu,bisa juga timbul nyeri ditempat-tempat lainnya.
• Pada stadium lanjut, badan menjadi kurus kering karena kurang gizi, edema kaki, timbul iritasi kandung kencing dan poros usus besar bagian bawah (recktum), terbentuknya fitsel vesikovagina atau rektovaginal,atau timbul gejala-gejala akibat metastasis jauh.

+Rinal Purba 

Minggu, 19 Januari 2014

cara mengatasi kolik pada bayi

Menyusui Bayi dengan Kolik

Selain kolik yang mungkin dapat dialami setiap bayi, ada tiga situasi yang diketahui pada bayi ASI yang dapat mengakibatkan kerewelan atau kolik. Sekali lagi, diasumsikan bahwa bayi memiliki pertambahan berat badan yang baik dan sehat.

Menyusu pada kedua payudara di setiap menyusui atau menyusu hanya satu payudara pada setiap menyusui

ASI berubah-ubah saat menyusui. Salah satu yang paling umum adalah perubahan jumlah lemak yang terus meningkat saat bayi mengosongkan atau menghisap ASI pada payudara. Jika ibu memindahkan bayi secara otomatis dari satu payudara ke payudara yang lainnya saat menyusui, sebelum si bayi “selesai” menyusu pada payudara sebelumnya, bayi mungkin saja mendapatkan jumlah lemak yang relatif kurang saat menyusu. Hal ini mengakibatkan bayi kurang mendapatkan kalori, sehingga jadi lebih sering menyusu. Jika bayi minum terlalu banyak ASI (untuk menggantikan kalori yang kurang), ia bisa muntah. Karena jumlah lemak yang relatif sedikit akan diserap lambung begitu cepat, perut cepat kosong, dan jumlah gula susu (laktosa) yang cukup banyak akan tiba di usus sekaligus. Enzim yang berfungsi untuk mencerna gula (laktase) tersebut kemungkinan tidak dapat menangani sekian banyak gula susu sehingga bayi mengalami gejala intoleransi laktosa (bayi menangis, buang angin, kembung, BAB hijau dan berair). Hal ini dapat terjadi bahkan saat menyusu. Bayi-bayi ini tidak sedang mengalami intoleransi laktosa. Mereka memiliki masalah dengan laktosa karena kurangnya informasi yang ibu dapat mengenai menyusui. Ini bukan alasan untuk beralih ke susu formula bebas laktosa.

Apa itu Kolik? Dan Apa Penyebabnya?
Kolik berasal dari kata dalam bahasa Yunani, kolikos, yang bermaksud usus. Kolik berhubungan dengan ketidakmampuan sistem pencernaan bayi untuk mencerna makanannya.

Apabila Bayi Mengalami Kolik
* Tangisan yang lebih keras daripada kebiasaanya dan berpanjangan.
* Ketika menangis, dia kelihatan seperti membongkokkan badannya; menggenggam tangannya, dan menarik kedua kakinya ke perut.
* Mukanya merah ketika dia menangis atau menggeliat.
* Selalu ingin minum. Seperti tidak kenyang, padahal baru sahaja memberi ASI.

Adakah bayi yang diberikan susu formula lebih mudah mengalami kolik dibanding ASI?
Tidak selalu. Memang ada kemungkinan usus bayi menjadi peka terhadap susu formula , tapi bayi yang diberi ASI pun boleh terkena kolik. Pada bayi yang diberi ASI, kolik boleh terjadi kerana makanan yang diambil ibunya. Ibu yang menyusui sangat tidak digalakkan meminum susu lembu, atau makanan-makanan seperti kubis, brokoli, makanan pedas, coklat dan juga minuman yang mengandung caffeine dan alkohol.

Adakah bayi kesakitan kerana kolik?
Bayi yang terkena kolik akan merasa tidak selesa. Namun demikian, sebahagian besar doktor mengatakan bahawa "penderitaan" ibubapa yang melihat anaknya tidak henti menangis lebih besar dibandingkan dengan rasa sakit yang dirasakan bayi itu sendiri. Kolik boleh bertahan sampai usia bayi 3-4 bulan (sampai sistem pencernaannya kuat), tapi yang pasti kolik akan hilang. Dan kolik tidak mengganggu pertambahan berat badan pada bayi.

Bagaimana mengatasi bayi kolik?

1. Konsultasi dengan konselor laktasi dan dokter anak. Bila tidak ditemukan kelainan organik yang berbahaya, maka pikirkan penyebabnya adalah kolik.
2. Tenangkan bayi
Cara terbaik menenangkan bayi menangis adalah mendekapnya erat-erat, dengan gerakan dan tekanan lembut pada perutnya. Bisa juga dengan cara menggendong bayi tegak lurus, pada posisi duduk atau tegak lurus pada bahunya (tidak perlu dilakukan rutin, hanya bila bayi kolik). Peran Papa penting disini untuk menenangkan bayi, sambil diajak berjalan-jalan di sekitar rumah.
3. Perhatikan teknik menyusui
a. Pastikan bayi menyusu dengan perlekatan yang benar, agar foremilk sampai hindmilk didapatkan dengan sempurna. Jika Mama masih mengalami masalah dalam memosisikan bayi untuk menyusu dengan perlekatan yang benar, segera konsultasi dengan konselor laktasi.

b. Hindari menentukan jadwal pemberian ASI. Biarkan bayi menyusu sesuai kebutuhannya (on demand).

c. Biarkan bayi menyusu sampai tuntas pada satu payudara. Hal ini dapat dilihat dari bayi melepaskan sendiri payudara, tampak tenang dan kenyang atau tertidur. Jika bayi cenderung “ngempeng” di akhir, berikan tekanan ringan di payudara, jika bayi tidak menghisap berarti ia sudah kenyang, jika bayi langsung menghisap dengan kuat berari masih mau menyusu. Jika bayi sudah kenyang, lepaskan perlahan, dengan menaruh jari kelingking Mama di sudut mulut bayi.

d. Jika bayi masih lapar setelah selesai menyusu di 1 payudara (bisa saat growth spurt), susui di payudara sebelahnya. Sebaiknya tidak mencegah bayi untuk menyusu di payudara berikutnya bila ia masih lapar.

e. Jika bayi melepas payudara tiba-tiba karena aliran ASI yang deras, coba posisi menyusui berbaring seperti posisi IMD (inisiasi menyusu dini), dimana Mama berbaring telentang, bayi tengkurap di atas dada Mama. Bisa juga coba kembali susui bayi dengan perlekatan baik, kedua jari Mama (jari telunjuk dan jari tengah) menyerupai gunting tekan di atas areola untuk memperlambat aliran ASI yang deras.

f. Menyusui bayi dalam suasana nyaman, rileks. Lampu temaram, musik klasik yang menenangkan dapat menciptakan suasana kondusif yang nyaman untuk bayi.
4. Perhatikan diet
Kasus kolik pada bayi dapat disebabkan oleh alergi terhadap protein susu sapi yang didapat dari makanan ibu. Mama dapat pantang makanan dairy product yang mengandung protein susu sapi seperti keju, yoghurt, susu, dll. Coba pantang selama 7-10 hari. Bila kemudian kondisi bayi ternyata membaik, maka diet ibu yang bebas susu sapi harus terus dipertahankan selama 3-4 minggu atau mungkin lebih. Namun, bila dengan cara ini ternyata kolik pada bayi tidak mereda dalam waktu 4-5 hari, maka Mama dapat kembali ke diet semula. Karena berarti kolik itu bukan disebabkan oleh diet ibu.
5. Pijat bayi untuk bayi kolik. Lakukan pijatan ringan, bisa belajar di beberapa video pijat bayi dengan sumber terpercaya, dengan bidan atau konselor laktasi.
6. Susu formula bukan solusi dari masalah bayi kolik
Susu formula hanya akan menambah masalah gangguan pencernaan pada bayi sehat yang semula asi eksklusif mengalami kolik.
7. Dukungan suami dan keluarga
Dukungan suami penting disini, diharapkan keluarga yang tinggal serumah tenang dalam menghadapi bayi kolik. Mama bisa sharing masalah ini dengan teman-teman seperjuangan yang pernah mengalami masalah kolik pada bayinya.

Kolik tidak menyebabkan kerusakan besar bagi kesehatan anak-anak kecil. Hal ini tidak akan mempengaruhi kesehatan fisik, kesehatan mental atau kepribadian di masa depan. Sebagai orang tua, Anda tidak perlu merasa kesal dan menganggap bahwa bayi anda menangis begitu banyak karena Anda tidak mengambil perhatian baik dari dia. Pada tahap ini, ibu bayi harus menenangkan kecemasannya agar tidak mengganggu bayi dan memperburuk masalah.

sebelumnya 

Rabu, 11 Desember 2013

cara mengatasi perut buncit secara alami untuk pria dan wanita

Berikut ini kami sajikan tips jitu mengecilkan perut buncit secara alami untuk wanita dan juga pria :

Senam Pembentukan Badan
Ikuti senam khusus untuk membentuk postur tubuh Anda. Senam ini dilakukan secara berkala secara rutin. Efek dari senam tidak didapat serta merta, namun berangsur secara pasti. Bersabarlah untuk membentuk perut datar Anda. Selain mengencangkan perut, senam juga membantu menyehatkan tubuh.

Menggunakan Korset
Korset atau stagen telah dipercaya dapat mengencangkan perut sejak zaman nenek moyang. Buktinya, korset juga menjadi rahasia pemilik pinggang terkecil di dunia. Dengan menggunakan korset perut menjadi lebih rata sekaligus kencang. Kondisi ini akan membuat perut Anda seolah terbiasa mengecil.

Menggunakan korset atau stagen juga membuat perut Anda terasa penuh. Hal ini mencegah konsumsi makanan berlebih. Berbeda bila perut Anda dibiarkan begitu saja, maka Anda kurang dapat mengontrol makanan yang masuk. jadi, menggunakan korset juga bisa dijadikan alternatif diet asal tidak dipakai terlalu kencang.

Konsumsi Makanan Berserat Tinggi
Banyaknya kotoran yang menumpuk di usus menyebabkan peregangan otot perut. Bila dibiarkan terus-menerus elastisitas perut bisa berkurang. Agar perut selalu terlihat datar, usahakan rutin buang air besar setiap hari. konsumsi makanan berserat tinggi dan air putih dalam jumlah cukup agar BAB lancar.

Hindari Makanan Berkarbohidrat Simple dan Gula
Makanan berkarbohidrat simple seperti nasi dan kentang memicu pembentukan glikogen yang akan disimpan di bawah jaringan kulit, termasuk kulit perut. Bila perlu ganti makanan pokok Anda dengan gandum berserat tinggi.

Hindari pula konsumsi gula berlebih seperti sirup, minuman manis, es krim, puding, dan permen. Makanan tersebut akan memicu produksi insulin dan pembentukan lemak jaringan. Sebagai gantinya, makanlah buah-buahan segar sebagai camilan Anda.
bahan alami
1. Alpukat

Buah alpukat yang diyakini sebagai buah para dewa di surga ini bisa membantu Anda mengecilkan pinggul. Para ilmuwan menduga lemak tak jenuh yang terkandung dalam alpukat bisa meningkatkan hormon penunda lapar yang disebut Leptin. Hormon ini bisa membuat otak Anda berpikir kalau tubuh sudah kenyang sehingga Anda berhenti makan.

2. Biji-bijian utuh atau Oat

Siap menukar perut buncit Anda dengan perut ramping? Maka gantilah sarapan Anda dengan bahan yang berasal dari biji-bijian utuh atau oat. Penelitian menunjukkan bahwa bahan makanan ini membantu mengecilkan bagian perut. Hasil penelitian juga menunjukkan 3.000 pria dan wanita yang beralih ke biji-bijian utuh bisa mendapatkan perut yang rata. Contoh makanan yang masuk kategori ini adalah beras merah, quinoa, sereal gandum, roti gandum, dan pasta.

3. Buncis

Buncis adalah sumber protein yang kaya akan flavanoid. Dalam penelitian selama 14 tahun, antioksidan spesial ini menunjukkan bisa membantu menurunkan akumulasi lemak berlebih pada perut. Kecilkan perut dan tubuh Anda dengan makanan ini.

4. Cabe merah

Sepiring cabai cayyene atau jalapeno atau cabai merah mengandung Capsaicin, pemicu rasa pedas pada cabai, yang menurut para ilmuwan bisa menurunkan selera makan dan mengurangi jumlah makanan di kemudian harinya. Komponen yang sama pada cabai juga bisa menghilangkan cadangan lemak.

5. Jamur

Jika Anda ingin mencoba trik menurunkan kalori yang mudah dan lezat, ganti daging dengan jamur untuk setiap resep masakan Anda. Secara otomatis, Anda akan memotong 420 kalori dari makanan Anda, sebagian karena Anda mengurangi lemak jenuh yang terdapat pada daging. Dan penelitian menunjukkan jamur sama nikmatnya dan mengenyangkan seperti daging.

6. Jeruk Bali

Dari semua makanan yang dikabarkan bisa memicu penurunan berat badan, jeruk bali adalah yang paling terkenal. Penelitian menunjukkan bahwa buah ini mampu membantu mendapatkan tubuh ramping seperti seorang selebritas. Penelitian lain menunjukkan makan setengah buah ini sebelum makan besar bisa membantu orang yang melakukan diet kehilangan beberapa kilogram berat tubuhnya.

Bahaya Perut Buncit pada Pria

angan sepelekan jika perut Anda terus membukit karena kondisi tersebut bisa jadi pemicu masalah kesehatan yang serius.

Obesitas alias kegemukan berlebih sudah sejak lama dikategorikan sebagai faktor utama terjadinya obstructive sleep apnea (henti napas saat tidur) pada orang dewasa. Namun, berkumpulnya lemak visceral di bagian perut adalah biang keladi penyebab obstructive sleep apnea (OSA).

Dampak yang dipicu oleh lemak visceral bagi kesehatan tidak bisa dianggap enteng, antara lain karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, serta diabetes.

Sebuah studi terbaru mempertegas kaitan antara lemak visceral dan OSA, terutama pada pria. OSA terjadi ketika pernapasan saat tidur terhenti sementara (beberapa detik sampai dua menit) untuk kemudian bernapas kembali.

Studi yang dilakukan peneliti dari Jepang tersebut menemukan, pria paling rentan mengalami penumpukan lemak visceral. Kaum adam juga berisiko mengalami OSA yang lebih berat dibandingkan dengan wanita.

Pria dengan gangguan OSA juga berisiko tinggi mengalami dislipidemia yang ditandai dengan tingginya kadar kolesterol dan trigliserida.

Pada pria, akumulasi lemak visceral dikaitkan dengan dua indikator penurunan tekanan parsial aliran oksigen dalam darah (hipoksemia).

Gabungan dari faktor obesitas, timbunan lemak visceral, dan hipoksemia tersebut akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada pria yang menderita OSA.

posting terlama

Entri yang Diunggulkan

cara mengatasi pikiran negatif terhadap pasangan

Positive Thinking kepada Pasangan Hendaknya kita selalu berpikir positif, melihat hal-hal kebaikan, sisi-sisi kelebihan dari pasangan, buk...